Sundawangi

Blog Info Seputar Kita, Blog na Balarea

Helaran Festival Budaya dan Pariwisata Gunung Tangkuban Parahu III, Jawa Barat


   Panitia Festival Budaya dan Pariwisata Gunung Tangkuban Parahu III, Jawa Barat, siap menggelar kegiatan budaya selama dua hari di Alun-alun Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pada 15-16 Mei 2013.
   Adapun tujuan diadakan festival tersebut adalah untuk mempromosikan pariwisata seni budaya dan potensi ekonomi kreatif di daerah, khususnya di kawasan Gunung Tangkuban Parahu, kata Ketua Panitia Festival Budaya dan Pariwisata Gunung Tangkuban Parahu, Martika Edison dalam siaran persnya, Selasa (14/5/2013).
   Selain itu, festival ini merupakan salah satu wujud rasa syukur kami terhadap Tuhan Yang Maha Esa," kata Panpel.
   Ia mengatakan untuk kali ini tema yang diusung dalam festival ini adalah "Bhinneka Tunggal Ika Menghasilkan Spirit Pluralisme dan Optimisme untuk Membangkitkan Kearifan Budaya Lokal juga Kemajuan Pariwisata Indonesia".
   Pelaksanaan festival didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ketua DPR Marzuki Alie, Pemprov Jabar, Polda Jabar, Kodam III Siliwangi, DPRD Jabar, DPRD dan Pemkab Bandung Barat serta Paguyuban Pasundan.   

Menurut Panpel, berbagai pergelaran seni promosi pariwisata dan karnaval seperti Drum Band Canka Panorama Secapa AD, Bharaya Band, Cepot Nge-Band, Komunitas Sisingaan, Gesit dan pergelaran seni tradisional lainnya akan ditampilkan pada festival ini.
   Panitia berharap festival tersebut ke depan bisa menjadi agenda tetap setiap tahun dan bisa menjadi kebanggaan bagi warga Jawa Barat. "Kami juga berharap festival ini bisa menjadi media antara terciptanya bangsa yang cinta budaya dan pariwisata,".

Bagi yang kebetulan Liburan ke Bandung/Lembang jangan lupa mampir dan menyaksikan di jamin Seru, (meski Macet Dikit ) silahkan tinggalkan koment bro sekalian dan Selamat Berlibur,...



Makna Pertunjukan Kesenian Sisingaan


   Pertunjukan Sisingaan pada dasarnya dimulai dengan tetabuhan musik yang dinamis. Lalu diikuti oleh permainan Sisingaan oleh penari pengusung sisingaan, lewat gerak antara lain: Pasang/Kuda-kuda, Bangkaret, Masang/Ancang-ancang, Gugulingan, Sepakan dua, Langkah mundur, Kael, Mincid, Ewag, Jeblag, Putar taktak, Gendong Singa, Nanggeuy Singa, Angkat jungjung, Ngolecer,Lambang, Pasagi Tilu, Melak cau, Nincak rancatan, dan Kakapalan. Sebagai seni Helaran, Sisingaan bergerak terus mengelilingi kampung, desa, atau jalanan kota. Sampai akhirnya kembali ke tempat semula. Di dalam perkembangannya, musik pengiring lebih dinamis, dan melahirkan musik Genjring ronyok dan juga Tardug.

Penyajian Pertunjukan

Pola penyajian Sisingaan meliputi:
  • Tatalu (tetabuhan, arang-arang bubuka) atau keringan
  • Kidung atau kembang gadung
  • Sajian Ibingan di antaranya solor, gondang, ewang (kangsreng), catrik, kosong-kosong dan lain-lain
  • Atraksi atau demo, biasanya disebut atraksi kamonesan dalam pertunjukan Sisingaan yang awalnya terinspirasi oleh atraksi Adem Ayem (genjring akrobat) dan Liong (Barongsay)
  • Penutup dengan musik keringan.


Musik pengiring

Musik pengiring Sisingaan pada awalnya cukup sederhana, antara lain: Kendang Indung (2 buah), Kulanter, Bonang (ketuk), Tarompet, Goong, Kempul, Kecrek. Karena Helaran, memainkannya sambil berdiri, digotong dan diikatkan ke tubuh. Dalam perkembangannya sekarang memakai juru kawih dengan lagu-lagu (baik vokal maupun intrumental), antara lain: Lagu Keringan, Lagu Kidung, Lagu Titipatipa, Lagu Gondang,Lagu Kasreng, Lagu Selingan (Siyur, Tepang Sono, Awet rajet, Serat Salira, Madu dan Racun, Pria Idaman, Goyang Dombret, Warudoyong dll), Lagu Gurudugan, Lagu Mapay Roko atau Mars-an (sebagai lagu penutup). Lagu lagu dalam Sisingaan tersebut diambil dari lagu-lagu kesenian Ketuk Tilu, Doger dan Kliningan.

Pemaknaan

   Ada beberapa makna yang terkandung dalam seni pertunjukan Sisingaan, diantaranya:
Makna sosial, masyarakat Subang percaya bahwa jiwa kesenian rakyat sangat berperan dalam diri mereka, seperti egalitarian, spontanitas, dan rasa memiliki dari setiap jenis seni rakyat yang muncul.
Makna teatrikal, dilihat dari penampilannya Sisingaan dewasa ini tak diragukan lagi sangat teatrikal, apalagi setelah ditmabhakn berbagai variasi, seperti jajangkungan dan lain-lain.

   Makna komersial, karena Sisingaan mampu meningkatkan kesejahteraan mereka, maka antusiasme munculnya sejumlah puluhan bahkan ratusan kelompok Sisingaan dari berbagai desa untuk ikut festival, menunjukan peluang ini, karena si pemenang akan mendapatkan peluang bisnis yang menggiurkan, sama halnya seperti seni bajidoran.
   
Makna universal, dalam setiap etnik dan bangsa seringkali mempunyai pemujaan terhadap binatang Singa (terutama Eropa dan Afrika), meskipun di Jawa Barat tidak terdapat habitat binatang Singa, namun dengan konsep kerakyatan, dapat saja Singa muncul bukan dihabitatnya, dan diterima sebagai miliknya, terbukti pada Sisingaan.

   Makna Spiritual, dipercaya oleh masyarakat lingkungannya untuk keselamatan/ (salametan) atau syukuran.

Seni Sarat Sejarah (sisingaan Subang)



Kesenian Sisingaan

   Sisingaan Kesenian asli Subang,sebuah kesenian yang kental eratannya dengan sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Sisingaan (Lion) dilambangkan simbol Penjajahan Feodalisme Kolonial Belanda. Para pemikul/Penari digambarkan sebagai Masyarakat Indonesia Pada saat itu, yang sedang memikul berat perjuangan melawan Belanda. Sedangkan yang naik sisingaan biasanya anak-anak yang diumpamakan sebagai anak penerus bangsa yang meski orang tuanya terjajah belanda mereka bisa Lebih tinggi di atas Sisingaan (Belanda) 

   Keterangan lain dikaitkan dengan semangat menampilkan jenis kesenian di Anjungan Jawa Barat sekitar tahun 70-an, ketika Bupati Subang dipegang oleh Pak Atju. Pada waktu itu RAF (Rachmatulah Ading Affandi) yang juga tengah berdinas di Subang, karena ia dikenal sebagai seniman dan budayawan dimintakan kitanya. Dalam prosesnya itu, akhirnya ditampilkanlah Gotong Singa atau Sisingaan yang dalam bentuknya masih sederhana, termasuk musik pengiringnya dan kostum penari pengusung Sisingaan. Ternyata sambutannya sangat luar biasa, sejak itu Sisingaan menjadi dikenal masyarakat.

   Dalam perkembangan bentuknya Sisingaan, dari bentuk Singa Kembar yang sederhana, semakin lama disempurnakan, baik bahan maupun rupanya, semakin gagah dan menarik. Demikian juga para pengusung Sisingaan, kostumnya semakin dibuat glamour dengan warna-warna kontras dan menyolok.. Demikian pula dengan penataan gerak tarinya dari hari ke hari semakin ditata dan disempurnakan. Juga musik pengiringnya, sudah ditambahkan dengan berbagai perkusi lain, seperti bedug, genjring dll. Begitu juga dengan lagu-lagunya, lagu-lagu dangdut popular sekarang menjadi dominan. Dalam beberapa festival Helaran Sisingaan selalu menjadi unggulan, masyarakat semakin menyukainya, karena itu perkembangannya sangat pesat.

   Dewasa ini, di Subang saja diperkirakan ada 200 grup lebih  Sisingaan yang tersebar di setiap desa, oleh karena itu Festival Sisingaan Kabupaten Subang yang diselenggarakan setiap tahunnya, merupakan jawaban konkrit dari antusiasme masyarakat Subang. Karena bagi pemenang, diberi peluang mengisi acara di tingkat regional, nasional, bahkan internasional. Penyebaran Sisingaan sangat cepat, dibeberapa daerah di luar Subang, seperti Sumedang, Kabupaten Bandung, Purwakarta, dll, Sisingaan menjadi salah satu jenis pertunjukan rakyat yang disukai, terutama dalam acara-acara khitanan dan perkawinan. Sebagai seni helaran yang unggul, Sisingaan dikemas sedemikian rupa dengan penambahan pelbagai atraksi, misalnya yang paling menonjol adalah Jajangkungan dengan tampilan manusia-manusia yang tinggi menjangkau langit, sekitar 3-4 meter, serta ditambahkan dengan bunyibunyian petasan yang dipasang dalam bentuk sebuah senapan.

Meskipun Gunung Aktif Tangkuban Parahu Masih Mempesona

Tangkuban perahu adalah salah satu gunung aktif yang ada di dunia yang sampai saat ini masih memperlihatkan aktifitasnya. Terakhir status nya dari normal menjadi waspada terjadi pata tanggal 21 Februari 2013 dan telah usai pada tanggal 18 maret 2013 lalu.
Tangkuban perahu terletak kurang lebih 20Km dari pusat kota Bandung, tangkuban perahu sendiri dikelilingi hutan pinus dan perkebunan teh disekitarnya. Gunung tangkuban perahu mempunyai ketinggian 2.084m diatas permukaan laut.

Bentuk gunung ini adalah Stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Jenis batuan yang dikeluarkan melalui letusan kebanyakan adalah lava dan sulfur, mineral yang dikeluarkan adalah sulfur belerang, mineral yang dikeluarkan saat gunung tidak aktif adalah uap belerang Daerah Gunung Tangkuban Perahu dikelola oleh Perum Perhutanan. Suhu rata-rata hariannya adalah 17 oC pada siang hari dan 2 oC pada malam hari.

Bercerita tentang tangkuban perahu tidak lepas dari sebuah legenda yang beredar di masyarakat sekitar.Asal-usul Gunung Tangkuban Parahu dikaitkan dengan legenda Sangkuriang, yang dikisahkan jatuh cinta kepada ibunya, Dayang Sumbi. Untuk menggagalkan niat anaknya menikahinya, Dayang Sumbi mengajukan syarat supaya Sangkuriang membuat perahu dalam semalam. Ketika usahanya gagal, Sangkuriang marah dan menendang perahu itu sehingga mendarat dalam keadaan terbalik. Perahu inilah yang kemudian membentuk Gunung Tangkuban Parahu.

Gunung Tangkuban Parahu ini termasuk gunung api aktif yang statusnya diawasi terus oleh Direktorat Vulkanologi Indonesia. Beberapa kawahnya masih menunjukkan tanda tanda keaktifan gunung ini. Di antara tanda aktivitas gunung berapi ini adalah munculnya gas belerang dan sumber-sumber air panas di kaki gunungnya, di antaranya adalah di kasawan Ciater, Subang. Keberadaan gunung ini serta bentuk topografi Bandung yang berupa cekungan dengan bukit dan gunung di setiap sisinya menguatkan teori keberadaan sebuah telaga besar yang kini merupakan kawasan Bandung. Diyakini oleh para ahli geologi bahwa kawasan dataran tinggi Bandung dengan ketinggian kurang lebih 709 m di atas permukaan laut merupakan sisa dari danau besar yang terbentuk dari pembendungan Ci Tarum oleh letusan gunung api purba yang dikenal sebagai Gunung Sunda dan Gunung Tangkuban Parahu merupakan sisa Gunung Sunda purba yang masih aktif. Fenomena seperti ini dapat dilihat pada Gunung Krakatau di Selat Sunda dan kawasan Ngorongoro di Tanzania, Afrika. Sehingga legenda Sangkuriang yang merupakan cerita masyarakat kawasan itu diyakini merupakan sebuah dokumentasi masyarakat kawasan Gunung Sunda Purba terhadap peristiwa pada saat itu.



Jika bro sekalian mau kesana gampang kok, kalo dari keluar Tol Pasteur tinggal ikuti saja arah utara menuju Lembang, kalo lancar tidak akan lebih dari 1 jam saja. beda ceritanya kalo week end bisa macet dan harus sabar hehehe.

Terletak di jalan Provinsi Bandung - Subang kalo dari arah lembang berada di sebelah kiri jalan, pas masuk kawasan hutan pinus tinggal ikuti saja arahnya nanti ada gerbang yangberada tepat di habis tanjakan sebelum perkebunan teh yang ada disana bro.Pas masuk langsung terasa hawa dingin yang akan menyelinap di setiap pori-pori, Suhu rata-rata hariannya adalah 17 oC pada siang hari dan 2 oC pada malam hari.gimana gak kedinginan tuh? heheh makanya saya sarankan kalo bro semua mau mampir kesana di usahakan jangan lewat jam 11.00 biar masih bisa liat seluruh keindahannya, sebab kalo tidak bisa bisa cuman liatin kabut saja, (itu di atas deket kawasan kawah ya bor) kecuali di cikole nya biasanya cerah hanya puncak saja yang berkabut, dan jangan lupa bawa jaket yang agak tebal ya hehehe.

Sejak tahun 2010, objek wisata andalan ini dikelola oleh perusahaan swasta. Efeknya tentu saja sangat terasa pada harga tiket yang naik. Berikut ini adalah info harga tiket masuk kawasan wisata tangkuban perahu.

Tiket Pengunjung Nusantara:
  • Pengunjung Nusantara Rp. 13,000/orang 
  • Kendaraan Roda Dua Rp. 5,000/kendaraan 
  • Kendaraan Roda Empat Rp. 10,000/kendaraan 
  • Kendaraan Roda Enam Rp. 20,000/kendaraan 
Tiket Pengunjung Tourist Asing/Luar Negeri:
  • Tiket Perorang Rp. 50,000/orang 
  • Tiket Roda Dua Rp. 7,500/kendaraan
  •  Kendaraan Roda Empat Rp. 15,000/kendaraan 
  • Kendaraan Roda Enam Rp. 25,000/kendaraan 
Catatan: Harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu.

Demikian bro info yang saya bisa bagi buat bro sekalian,semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita semua, selamat berlibur,..

Jadi Koboi Di Lembang Bandung (DE RANC'H)

Masih Inget gak bro Film BENYAMIN KOBOY NGUNGSI (1975) Film genre Komedi ini sukses di jamannya, ngomong-ngomong tentang koboy jika bro punya angan-angan ingin menjadi koboi agan gak usah khawatir lagi, karena di kawasan Lembang, Bandung bagian utara ada Wisata berkuda ala Koboy "DE RANC'H"





Untuk yang pernah ke Lembang tentu sudah tahu dimana alamatnya tapi bagi yang blom pernah sama sekali tenang saya berikan infonya, alamat tepatnya beradi di Jl.Maribaya no 17 Lembang Bandung Barat buat yang mau Telpon duli nih ada nomornya, (022)708-40-661, (022)278-5865.

Datanglah pada saat yang tepat, lho kok begitu, begini bro maksudnya, buka nya tidak setiap hari dan tidak setiap waktu untuk berkunjung kesana bisa pada normalnya setiap hari kecuali hari Senin yang Tutup, jam nya week end 08.00 s/d 18.00 Wib. Untuk yang diluar week end 09.00 s/d 17.00 Wib.

Buat yang baru kesana anda akan di kenakan biaya masuk kawasan Rp.5.000,- terus tiketnya bisa di tuker ke Welcome Drink Biasanya sih Susu Murni Cup, Lumayan lah seger buat ngilangin kerongkongan yang kering dari lamanya perjalanan.

ada apa saja disana? kalo saya bagi  disana ada 2 kategory sih,DE RANC'H SADLLE CLUB dan BELANJA alias wisata kuliner juga bro. baik kita bahas per katagory.

  • DE RANC'H SADLLE CLUB
  1. Naik kuda perputar/joy ride
  2. Naik delman/horse carriage ride
  3. Jalan-jalan berkuda
  4. Trekking berkuda seputar Lembang/Horse Trekking Lembang and beyond
  5. Pelajaran tunggang/riding lesson
  6. Pelajaran tunggang /riding lesson untuk kelompok/group
  7. Paket group pengetahuan pemeliharaan kuda/field trip horsemanship group package.
  8. Toko peralatan tunggang/tack shop and riding appare
  • BELANJA

Makanan & Minuman

Tidak lengkap rasanya kalau berkunjung tanpa mencicipi  makanan dan minuman, mulai dari nasi goreng, batagor, siomay Bandung, ikan bakar, ayam goreng/bakar, mie baso, dll. termasuk juga makanan-makanan lain khas Bandung seperti tahu pletok, tempe mendoan, jagung & ketan bakar, bakery, dll.
Jangan lupa untuk mencoba sosis bakar khas De’Ranch yang menjadi makanan unggulan disana.


Factory Outlet

Mengunjungi De’Ranch akan terasa kurang lengkap tanpa menggunakan kostum bergaya koboi, Factory Outlet De’Ranch menyediakan berbagai macam topi, rompi dll. termasuk cindera mata dan kerajinan khas De’Ranch.

Tanaman Hias

Kawasan Penjual tanaman hias menyediakan berbagai macam tanaman hias dan bunga potong di lokasi area parkir De’Ranch





Sebenarnya masih banyak lagi wahana dan arena permainan petualangan ala koboy di DE RANC'H tapi tidak bisa saya publikasikan semua disii, bro sekalian bisa mencoba dan merasakan langsung dengan datang sendiri ke TKP nya heheh Selamat Berlibur,. :) jangan lupa komen ya bro,..






Foto: 

*)sumber foto : Web De Ranc'h

















Belanja ala Pasar Terapung Di Floating Market Lembang



Bro, ada yang pernah main ke Obyek Wisata Keluarga Floating Market gak? Kalo yang belom pernah sini biar saya kasih info apa saja yang ada di dalamnnya.




Obyek Wisata yang baru buka awal tahun 2013 kemaren yang bertempat di Jl. Grand Hotel Lembang persis tepat di belakang Hotel Takasimaya Hotel. Orang Lokal sekitar menyebutnya Situ Umar Lembang.

Konsep pasar terapung yang berada di Kalimantan sana seperti pasar terapung Muara Kuin di Banjarmasin, pasar terapung Lok Baintan di sungai Tabuk Banjar serta pasar terapung yang berada di Thailand kamboja  dan Vietnam yang mencoba di usung oleh Floating market, sehingga pedagang nya pun berasa di atas sampan/perahu kecil.

Waktu berkunjung ke Floating market buka awalnya hanya buka jum'at - minggu atau week end saja, namun sekarang buka setiap hari pada jam 09.00 s/d 20.00 wib, jadi jangan sampai salah waktu ya kalo mampir kesana.

Pas masuk kita langsung di sambut oleh petugas parkir, (lho kok petugas parkir?) tenang bro, maksudnya pas bayar parkir kita langsung di kenakan tarif masuk ke kawasan Floating Market. Tiap orang bayar Rp.10.000,- (kok masuk aja bayar?) jangan khawatir, meski bayar pas masuk nanti tiket yang kita bawa bisa kita tukarkan dengan Welcome Drink, Bisa Capucino, Lemon Tea ect.kalo tidak salah ada 3 macam hanya saja lupa yang 1 lagi hehe

Ada yang Unik nih bro, jika mau Belanja atau jajan di Perahu-perahu kecil yang ada berderet bro tidak bisa langsung membeli dengan uang yang bro bawa, tapi harus menukar uang dengan alat beli atau coin khusus belanja disana, pecahannya 5.000 dengan 10.000.

Selain itu kita bisa menikmati main perahu jadi keliling-keliling bisa jalan kaki atau menyewa perahu buat keliling seputar tempat wisata.

Selain jajanan lokal disana juga ada butik pakaian oleh-oleh kas dari sana. pada week end biasanya suka ada Mobil perahu yang bisa mengantar pengunjung berkeliling di sekitar wisata lembang, baik ke De'Ranch, atau pun Tahu Lembang. Anda akan dimanjakan dengan pemandangan sekitar Kota Lembang dan sekitarnya, dan "Gratis" hehehe.

Cukup sekian dlu info kali ini, mudah-mudahan bermanfaat, selamat berlibur.

Foto Lainnya:











Lembang Tempat Wisata Sejuk

Lembang, sebuah tempat yang berada di utara Kota Bandungberada pada ketinggian antara 1.312 hingga 2.084 meter di atas permukaan laut.Titik tinggi lembang berada di sebuah gunung api aktif yaitu Gunung Tangkuban Parahu.

Sebagai daerah yang berada persis di kaki pegunungan, yang berhawa sejuk dan segar, suhu di sana rata-rata berkisar antara 17°-27 °C.Lembang dikenal sebagai daerah Wisata dan Pertanian terbaik yang ada di Jawa Barat.

Secara administratif lembang merupakan sebuah kecamatan yang berada di daerah Kabupaten Bandung Barat, Kecamatan Lembang terdiri dari 16 Desa yang tersebar membentang dari barat sampai timur. desa tersebut ialah :
1    KAYU AMBON
2     CIBODAS
3     CIBOGO
4     CIKAHURIPAN
5     CIKALONG
6     CIKOLE
7     GUDANG KAHURIPAN
8     JAYAGIRI
9     LANGENSARI
10     LEMBANG
11     MEKARWANGI
12     PAGERWANGI
13     SUKAJAYA
14     SUNTENJAYA
15     WANGUNHARJA
16     WANGUNSARI

Jarak Kota lembang dengan jakarta tidak lebih dari 158Km, jika di tempuh dengan kendaraan bermotor bisa sampai 2 - 2,5 jam. Sehingga tak ayal jika libur tiba Banyak sekali Wisatawan domestik ( khususnya Jakarta) atau pun luar Negeri menghabiskan liburan disana.

Penduduk lembang rata-rata bermata pencaharian sebagai petani, itu dikarenakan kondisi tanah di sana mendukung untuk pertanian. Semakin kita berjalan ke daerah pinggir lembang maka kita dengan mudah akan menemukan aktiviitas pertanian berlangsung.

Selain daerah pertanian Lembang pun terkenal sebagai lokasi tujuan wisata Populer di kota Bandung, seperti Taman wisata alam Gunung Tangkuban Parahu , Wisata Air Terjun Maribaya,Observatorium Bosscha , Serta Taman Wisata Hutan Insinyur H.Juanda.

Tempat-tempat wisata baru pun terus bertambah, baik wisata kuliner atau rekresia hiburan lainnya. Seperti De'Ranch ,Floating Market, Tahu Lembang, dan masih banyak ang lainnya,.

Demikian smoga bermanfaat


Diberdayakan oleh Blogger.

Social Icons

Jadwal Imsakiyah

pengunjung

Trafic

Read more: http://rudicyber4rtcrew.blogspot.com/2013/02/cara-membuat-widget-social-media.html#ixzz2STdru0vb